Monday, April 08, 2013

G-Dragon World Tour | One of a Kind

5:59 08/04/2013
Antara pengen dan ngga pengen nonton konser G-Dragon. Bimbang...
Kenapa pengen?
Pengennya karena setelah memutuskan jadi VIP tahun lalu, tapi sayangnya jadi VIP setelah tiket konser Bigbang abis T_T, udah niat nabung untuk konser Bigbang selanjutkan (kalau ada). Datanglah pengumuman resmi klo jiyong oppa yang merupakan leader-nya Bigbang akan konser solo di Indonesia. Excited banget karena Indonesia dipilih juga untuk jadi lokasi konser GD berikutnya. Like this lah.. Waktu belum dibuka penjualan tiketnya, supeer serius pengen dateng ke konsernya. Pokoknya konser satu ini klo dilewatin juga, sayang bangeett.

Kenapa ngga pengen?
Alasan utamanya uang. Yah.. Soalnya baru sekarang mungkin akan mengeluarkan uang sebesar itu untuk kegiatan senang-senang. Karena gw orangnya itung-itungan, kalau belanja pun meski kebanyakan kalap, tetep ada estimasinya, dan ngga besar-besar amat. Ngerasa sayang klo uang segitu dipake untuk nonton konser. Worth ngga sih uang segitu dihabisin untuk kegiatan ini?
Alasan kedua, karena bukan konser Bigbang.. T__T emang gw suka banget sama GD, tapi klo ngga bareng personil yang lain, ko excitednya berkurang ya... Ditambah waktu nonton fancam One of a kind concert di youtube, pas GD bawain lagu fantastic baby, kurang gimanaa gitu. Karena biasanya gw klo nonton fancam fantastic baby, energi tuh langsung muncak, tapi pas GD sendirian, meskipun terhibur juga, berasa kuraang.. Energinya cuma 98% lah, dari yang biasanya 110%.. oppa GD maaf.. :(

Disatu sisi, makin galau karena kalau ngga nonton, gw ngga yakin apakah ada konser Bigbang lagi nanti, soalnya umur Top udah hampir menyentuh batas max Wamil, dan Bigbang ngga ada Top = ngga seru, ntar galau lagi..

Sunday, December 30, 2012

Perusahaan-perusahaan dengan kekayaan hak paten :

  1. IBM: 70.175 paten
  2. Samsung: 47.855 paten
  3. Canon: 46,322 paten
  4. Sony: 36.508 paten
  5. HP: 23.904 paten
  6. Xerox: 23.603 paten
  7. Intel: 21.153 paten
  8. Motorola: 21.027 paten
  9. Microsoft: 19.800 paten
  10. Ricoh: 14.363 paten
  11. Lucent: 11.713 paten
  12. Nokia: 9.615 paten
  13. Cisco: 7.208 paten
  14. Oracle: 3.371 paten.
  15. Apple: 4.649 paten
  16. Dell: 2.589 paten
  17. Google: 1.124 paten
  18. Verizon: 1.110 paten
  19. Yahoo: 1.029 paten
  20. AOL: 533 paten
  21. Amazon: 448 paten

http://m.news.viva.co.id/news/read/297400-korporasi-raksasa-pemilik-hak-paten-terbanyak
Mengapa perusahaan2 gadget, bahkan Apple sekalipun pun sungkan untuk adu perang paten sama Sony?
Paten milik Sony memang tidak sebanyak IBM atau Samsung, tapi percayalah, patennya mematikan.

Untuk desain:
  • HP Touchscreen berbentuk Kotak / Persegi / Persegi Panjang
  • HP Lipet
  • HP Sliding
  • HP Sliding Samping
  • Laptop 13 dan 15.5"
  • Slider QWERTY + ped D

Layar:
  • Layar Warna 4096 warna, 65k, 256k
  • Resolusi 176x220, 480x800, 1024x768, 1280x800, 1366x768, 1600x768, 1600x900, 1920x1080
  • Layar Bravia
  • LED
  • Layar TN

Kamera:
  • Sensor CMOS
  • Sensor Exmor-R
  • Stacked Exmor-R
  • Video QCIF, VGA, HD720p, HD1080p

Multimedia:
  • Port Jack 3.5"
  • Speaker pada perangkat Mobile
  • Perangkat musik Portabel
  • Headset Bluetooth
  • xLOUD

Konektivitas:
  • Infrared
  • Bluetooth
  • NFC
  • 3G/HSDPASony ExpressPort
  • Koneksi Handycam

Storage:
  • Memory Stick Pro DUO
  • DVD
  • Blu-Ray

Hardware:
  • Batre Li-PoLPDDR2 RAM (RAM HP)
  • Soldered RAM (RAM Ultrabook)
  • NovaThor Processor
  • SSD 1.8"

Sumber : US Patent Commission & Sony Museum

Friday, March 23, 2012

Usia yang Tidak Produktif Bukan Penghalang Untuk Mencari Nafkah

Usia yang Tidak Produktif Bukan Penghalang Untuk Mencari Nafkah:

'via Blog this'


 – MARCH 7, 2012POSTED IN: PROFIL

pak mumun masjur-online.com

Masjur-Online.com – Berperawakan kecil dan tua tidak menjadi penghalang untuk bapak yang satu ini dalam melakukan tugasnya. Sore itu sebelum wawancara, beliau masih bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaan terakhirnya membersihkan ruangan bank Mandiri kampus IT Telkom.
Pak Mumun yang tahun ini menginjak usia 64 tahun merupakan karyawan cleaning service IT Telkom. Meskipun sudah tidak berada dalam usia yang produktif lagi, beliau masih terlihat kuat dan sehat untuk menjalani pekerjaannya yang terbilang tidak ringan.
Menghabiskan 19 tahun waktunya untuk bekerja di IT Telkom, Pak Mumun bercerita suka duka mengenai pekerjaannya. Beliau mengatakan kalau dulu ketika musim hujan berlangsung maka beliau akan bersusah payah menuju kampus karena terjebak banjir, serta dulu kondisi keadaan kampus masih terlihat gersang karena belum banyak pepohonan besar.
Pak Mumun juga berkomentar mengenai kepedulian mahasiswa IT Telkom, “dulu, banyak mahasiswa yang mau berkenalan langsung dengan kami para cleaning service. Berbicara atau sekedar menyapa. Kalau sekarang mahasiswa sudah pada tidak peduli dengan keadaan sekitarnya.” ucap beliau.
Berbicara mengenai upah yang didapat dari hasil bekerja, beliau mengaku bahwa gaji yang diterima saat ini berada dibawah UMR (Upah Minimun Regional). Beliau hanya mendapat upah Rp 27.000/hari. Masa kerja setiap bulan sekitar 25 hari (Sabtu,Minggu dan hari libur tidak dihitung). Jadi setiap bulannya beliau hanya mendapat upah Rp 675.000.
Saat ini beliau tinggal bersama seorang istri dan 5 orang cucunya. Jelas saja dengan kondisi seperti itu beliau harus mampu memutar uang agar bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan untuk cucu-cucunya. Terkadang beliau harus meminjam di koperasi karyawan kampus dan akan melunasinya bulan depan. Selain itu,pak Mumun juga harus mengayuh sepeda setiap harinya selama 1 jam untuk menempuh perjalan dari rumah menuju kampus. “Kalau saya maksa untuk naik angkot dari rumah ke kampus bisa-bisa gaji saya habis di ongkos. Rp 6.000 untuk pulang pergi mending untuk makan keluarga” ujar pak Mumun sambil tersenyum.
Pak Mumun juga bercerita mengenai masa mudanya. Beliau yang hanya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sempat bekerja di salah satu apotek di Jakarta. Disanalah beliau bertemu dengan seorang wanita yang telah menjadi istrinya hingga saat ini. Beliau juga sempat berjualan di terminal bus Soreang, Bandung.
Meski sudah tua, pak Mumun tidak memiliki riwayat penyakit yang terlalu serius. Hanya saja beliau menderita asma beberapa tahun belakangan ini yang akan kambuh jika cuaca sudah terlalu dingin.
Semangat pak Mumun seharusnya menjadi contoh untuk kita sebagai generasi muda. Bukan hanya semangatnya tapi juga caranya untuk selalu bersyukur dengan keadaan yang terbatas seperti itu. “Bapak mah selagi mampu akan terus kerja. Masalah uang itu Allah sudah mengatur rezeki kita masing-masing.“ ujar pak Mumun mengakhiri perbincangan.(W.R)

Thursday, March 22, 2012

detikInet : e-Voting, Inovasi Teknologi untuk Pungutan Suara

detikInet : e-Voting, Inovasi Teknologi untuk Pungutan Suara:

'via Blog this'


Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Rabu, 21/03/2012 14:05 WIB




Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Pemilihan suara dengan cara coblos kertas mungkin sudah ketinggalan jaman. Selain mahal biayanya, hasilnya belum tentu 100% akurat. Kini ada cara yang lebih modern, voting elektronik secara online (e-Voting).

Teknologi ini dikembangkan dan coba diterapkan dalam skala terbatas oleh para alumni dari Institut Teknologi Telkom (ITTelkom, dulu STT Telkom). Tentunya, masih untuk kebutuhan mereka sendiri yang akan memilih presiden baru untuk Ketua Umum Forum Alumni (FAST).

Menurut Steering Committee Kongres Alumni FAST, Prasabri Pesti, sistem pemilihan e-Voting yang merupakan hasil karya cipta anggota FAST baru kali ini digunakan untuk pemilihan yang akan diadakan pada tanggal 30 Maret 2012 di Bandung nanti.

"Aplikasi ini sangat penting mengingat para anggota FAST tersebar di banyak negara. Diharapkan, para alumni dapat terlibat dalam demokrasi pemilihan secara langsung dan dengan mudah menggunakan hak pilihnya," Jelas Prasabri kepada detikINET di Jakarta, Rabu (21/3/2012).

Ia menuturkan, para anggota FAST yang merupakan alumni kampus STT/ITTelkom tersebar di 70 kota di Indonesia dan 11 negara. Sejak dirikan tahun 1989, ITTelkom sudah menghasilkan 17.000 lulusan. Kini, ITTelkom memiliki empat fakultas, yakni Elektro dan Komunikasi, Fakultas Rekayasa Industri, Fakultas Informatika, dan Fakultasi Sains.

Tersebarnya para alumni, jelas menyulitkan untuk melakukan registrasi fisik. Alhasil, menurut Presiden FAST 2007-2012, Triwiyasa, terbesitlah ide untuk melakukan pungutan suara secara online, namun tetap kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan suaranya.

Ia menjelaskan, setiap alumni bisa melakukan registrasi untuk menjadi pemilih tetap dengan memasukan NIM (Nomor Induk Mahasiswa) beserta nama lengkapnya ke dalam layanan yang disediakan di situs FAST, www.fast.or.id.

"Sistem melakukan validasi secara real-time ke basis data Kampus IT Telkom, dan tak lebih dari lima menit alumni sudah terdaftar menjadi pemilih yang otentik," sambung Ketua Tim IT FAST, Ruly Achdiat.

Sebelum hari-H, masing-masing pemilih tetap akan diberikan surat suara digital langsung ke inbox emailnya. Surat suara digital ini, kata Prasabri, berisi nomor suara yang unik dihasilkan oleh sistem dengan keamanan yang tinggi.

Dengan kombinasi surat suara digital tersebut bersama sebuah token yang dikirim ke ponsel masing-masing, alumni baru bisa menggunakan hak pilihnya.

"Tidak ada relasi antara surat suara digital dengan siapa pemiliknya, sehingga akan menjamin kerahasiaan suaranya. Hanya dia yang tahu siapa yang dia pilih," tegas Prasabri ketika ditanya tentang kemungkinan terjadinya manipulasi data.

Selain pelantikan Presiden FAST hasil pemungutan suara online tersebut, agenda kongres selama dua hari itu akan dilanjutkan dengan reuni akbar dan berbagai macam acara di kampus ITTelkom.





( rou / ash ) 



Wednesday, March 21, 2012

Switch Back From Timeline to Old Facebook Profile Layout Without Developer App

Switch Back From Timeline to Old Facebook Profile Layout Without Developer App:

'via Blog this'


I’m sure if Facebook takes a poll on whether people are comfortable with the timeline profile, up to fifty percent would love to have their old profile layout back. The last post I wrote on disabling timeline and getting back the old profile layout doesn’t work anymore because in most cases, there’s no developer app to delete. I must let you know that this tweak doesn’t fix any privacy issue you might have with timeline, visitors to your profile will still see your timeline instead of the old profile layout. This only displays your profile to you using the old style and it’s just for your view only. It’s a matter of personal taste. The logic behind this is making facebook believe your browser doesn’t support the timeline feature and reverts you back to the old profile layout, got it?

SWITCHING BACK TO OLD FACEBOOK PROFILE LAYOUT WITHOUT DEVELOPER APP

For Firefox Users:
1. Download and install User Agent Switcher addon.
2. Go to Tools > User agent Switcher > Internet Explorer > Select Internet Explorer 7
how to disable facebook timeline
3. Now check your profile to see the old profile show up.
You might see some formatting errors like a large white space at the top. You can fix this by installing this addon by FBPurity
For Google Chrome Users:
1. Right click the Google Chrome icon on your desktop or Start Menu.
2. Select the Shortcut tab.
3. Paste the following code in the Target window after what you have there by default. You leave a space and paste the code below after ““C:\Program Files\Google\Chrome\Application\chrome.exe”:
 For Windows Vista & Windows 7
–user-agent=”Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 7.0; Windows NT 6.0)”
For Windows XP
–user-agent=”Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 7.0; Windows NT 5.1)”
For Windows 7, you should then have something like “C:\Program Files\Google\Chrome\Application\chrome.exe”–user-agent=”Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 7.0; Windows NT 6.0)”
how to switch back to old facebook profile layout
4. Now restsart your browser and refresh visit your profile. You should now see your timeline switched back to the old profile layout. If you get formatting errors like a blank white space, download and install this addon.
For Opera Browser:
This trick doesn’t work in Opera as it doesn’t support changing the user agent to specific versions of Internet Explorer like other browsers.
For Internet Explorer:
If you’re using Internet Explorer 7, then I’m sure you’re still viewsing your profile with the old profile layout but if you’re using Internet Explorer 8 or later versions, you only need to do some compatibility settings so your browser tries getting you that old facebook profile layout by viewing facebook as Internet Explorer 7.
1. Go to your facebook profile.
2. Click on Tools > Compatibility View Settings.
3. Fill in facebook.com, click on “Add” and then “Close”.
how to switch back to old facebook profile layout
4. Refresh your profile page to see if it works.
Like I mentioned earlier, this tweak only switches the your profile back to the old layout for you only. Visitors to your profile still see your timeline. There’s no sure know to totally disable facebook timeline for now, you can only try to limit or hide it or try deleting all your old posts.